| Bayi Terlambat Berbicara |
|
|
|
|
Bicara adalah tahap perkembangan yang telah dimulai sejak bayi. Tahap bicara harus diperhatikan sedini mungkin, karena ternyata dapat dijadikan parameter ada atau tidaknya gangguan perkembangan pada anak. Tentu saja tanpa mengabaikan tahap-tahap perkembangan lain, seperti motorik kasar-halus dan sosialisasi/interaksi. Hal ini berperan penting dalam menentukan optimal tidaknya perkembangan anak. Dari hasil penelitian, belum bicara merupakan keluhan sebagian besar orang tua yang pada akhirnya didiagnosis sebagai Gangguan Perkembangan Multisistem (Multisystem Developmental Disorders). Gangguan ini adalah salah satu bentuk kelainan perkembangan yang muncul dalam bentuk gangguan relasi (berinteraksi) dan komunikasi yang akhir-akhir ini terus meningkat. Meskipun demikian, janganlah terlalu cemas. Kegagalan dalam relasi dan komunikasi pada usia 0-3 tahun dianggap sebagai kondisi yang masih dapat berubah dan tumbuh. Hanya saja, sulit memprediksi mana yang bisa normal perkembangannya dan mana yang akan mengalami gangguan. Dari anak-anak yang diteliti, ternyata anak-anak yang mengalami gangguan sejak bayi sudah terlalu diam (tidak bicara seperti bayi normal). Maka, 12 bulan pertama kehidupan anak, merupakan masa yang paling penting untuk mendeteksi tumbuh kembang bicaranya. Jadi, bila anda ke dokter anak, jangan sekedar untuk imunisasi saja. Konsultasikan juga mengenai perkembangan anak. Sebenarnya, berbicara atau berkomunikasi sudah dimulai sejak masa bayi. Normalnya, bayi akan menangis dan bergerak. Biasanya anda pun akan belajar bereaksi terhadap tangisan dan gerakannya, sehingga terjadilah interaksi. Dengan mengerti tahap bicara anak, diharapkan gangguan bicara dapat segera ditemukan. Tahap bahasa reseptif (masa praverbal) adalah bagaimana anda memahami perkataan balita. Tahap bahasa visual atau bahasa tubuh adalah bagaimana anda mengerti bahasa si kecil melalui sikap tubuh atau ekspresi mukanya. Bahasa visual dan bahasa reseptif merupakan salah satu tahap bicara yang dapat dipakai untuk mendeteksi, apakah si anak terlambat bicara atau tidak, sebelum bahasa ekspresifnya timbul. Bahasa ekspresif adalah kemampuan anak untuk mengeluarkan kata-kata. Pada prinsipnya, semakin dini keterlambatan bicara anak ditangani, semakin besar kemungkinan membaiknya. Ini tergantung pada kelainan apa yang jadi dasar gangguan perkembangan anak. Beberapa penyebab Terlambat Bicara:
|
| Next > |
|---|







